Articles by "Tips Sehat"



[2column]
[content]


Jika Anda mengandalkan kafein untuk membangunkan dan membuat Anda tetap terjaga, Anda tidak sendirian. Minum kopi dalam jumlah secukupnya memang sudah terbukti dapat meningkatkan kesadaran, meningkatkan konsentrasi, bahkan mengurangi stres. Jenis kopi lain yang disebut kopi hijau bahkan dipercaya dapat menurunkan darah tinggi dan membantu menurunkan berat badan.

Berapa Banyak Minum Kopi yang Dikatakan Terlalu Banyak?
Tapi bukan berarti Anda bisa minum kopi dalam jumlah berlebihan. Terlalu banyak kafein malah bisa membawa efek samping yang merugikan.
Berapa jumlah maksimal konsumsi kopi?
Kafein sampai sebanyak 400 miligram (mg) sehari tampaknya aman untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat. Itulah kira-kira jumlah kafein yang terkandung dalam empat cangkir kopi seduh, atau,10 kaleng cola, atau dua minuman energi.


Meskipun penggunaan kafein mungkin aman untuk orang dewasa, bukan berarti kopi juga baik untuk anak-anak. Dan remaja harus membatasi diri mereka untuk tidak mengonsumsi lebih dari 100 mg kafein per hari.

Bahkan di antara orang dewasa, penggunaan kafein dalam jumlah besar dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan. Kafein juga mungkin bukanlah pilihan yang baik untuk orang yang sangat sensitif terhadap efeknya atau untuk mereka yang menggunakan obat-obatan tertentu.

Jika Anda mengalami beberapa hal berikut ini, artinya Anda perlu membatasi atau bahkan menghentikan kebiasaan minum kopi Anda.


•insomnia
•kegugupan
•kegelisahan
•lekas marah
•sakit perut
•detak jantung cepat
•tremor otot


Bahkan kopi dalam jumlah sedikit sudah bisa membuat Anda gelisah



Sebagian orang lebih sensitif terhadap kafein dibandingkan yang lain. Jika Anda rentan terhadap efek kafein, biarpun hanya dalam jumlah kecil, bahkan segelas kopi atau teh dapat memicu efek yang tidak diinginkan, seperti kegelisahan dan masalah tidur.

Bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein dapat ditentukan dari berapa banyak kafein yang terbiasa Anda minum. Orang yang tidak teratur minum kafein cenderung lebih sensitif terhadap efek negatifnya. Faktor lain termasuk berat tubuh, usia, penggunaan obat, dan kondisi kesehatan seperti gangguan kecemasan. Penelitian juga menunjukkan bahwa pria lebih rentan terhadap efek kafein daripada wanita.







[content]

[/content]
[/content]









[/content]
[/2column]

5 Cara Mudah Mencegah Karang Gigi


[2column]
[content]
    Kali ini Ketekape akan memberikan sebuah tips atau cara mudah bagaimana mencegah terjadinya penumpukan karang pada gigi, karena sebagian dari kita mungkin pernah ada yang pernah mengalami karang pada gigi dan itu merupakan hal yang mengganggu keseharian kita, sebab dengan adanya karang gigi menyebabkan ketidak nyamanan pada gigi dan merusak penampilan.Maka dari itu kata yang paling tepat, mencegah lebih baik dari pada mengobati, karena karang gigi juga bisa merusak kesehatan gigi kita.

5 Tips Cara Mencegah Terjadinya Karang Gigi

1. Rajin Gosok Gigi

     Bukan hal yang biasa lagi, ketika kita jarang menggosok gigi pasti kita akan mengalami hal-hal yang kurang kita sukai dari mulut dan gigi kita, biasanya hal yang sering kita jumpai ketika kita jarang menggosok gigi ialah, terjadinya karang, plak pada gigi, mulut bau dan penyakit gigi lainnya, oleh karena itu disarankan minimal 2x sehari rutin menggosok gigi untuk pencegahan karang pada gigi.

2. Menggunakan Pasta Gigi Khusus

     Untuk anda yang ingin mencegah atau menghilangkan karang gigi sebaiknya gunakan pasta gigi yang tepat untuk anda. Penggunaan pasta gigi yang menggandung zat flouride dan tartar control ini dapat membantu kalian yang mengalami masalah karang pada gigi.

3. Meggunakan Benang Gigi atau Flossing

     Seperti yang kita tahu bahwa karang gigi dapat terjadi ketika ada makanan yang tersisa pada gigi dan menjadi bakteri. Dengan menggunakan benang gigi, kita dapat membersihkan pada sela-sela gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan.

4. Minum Air

     Cara yang paling sederhana dan mudah untuk kita lakukan yang dapat mencegah terjadinya karang gigi ialah dengan mengkonsumsi Air Mineral/Putih secara rutin 8 gelas sehari untuk memperlancar pencernaan dan air putih ini memiliki banyak manfaat pada tubuh.

5. Mengkonsumsi Buah Apel

     Apel merupakan buah yang mudah kita jumpai, buah apel yang kita tahu mengandung banyak Vitamin C yang dapat menghancurkan karang gigi, selain itu buah apel dapat mencegah terjadinya karang gigi. 

Oke mungkin itu saja yang bisa Ketekape berikan mengenai "5 Cara Mudah Mencegah Karang Gigi" ini, semoga dapat bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk like dan follow akun kami untuk mendapatkan info serta update terbaru dari kami. Jika ada Kesalahan atau ada Pertanyaan serta Tambahan bisa isi pada kolom komentar anda. Terimakasih.
[content]
[/content]




[/content]
[/2column]





[2column]
[content]


Osteoporosis. Binatang apa itu ? Maaf, Osteoporosis bukan binatang. He he he. Saya yakin anda semua pasti tahu apa itu Osteoporosis. Sederhananya, Osteoporosis artinya adalah menurunnya massa tulang sehingga tulang menjadi rapuh. Osteoporosis bisa mengakibatkan terjadinya patah tulang. Lebih sedehana lagi dapat diartikan Osteoporosis sebagai tulang keropos. Apakah anda berminat memiliki Osteoporosis aleas tulang keropos? tentu tidak lah.

Jaringan hidup yang terus tumbuh adalah Tulang. Tulang mengalami pertumbuhan pada usia muda. Pada umur 11 hingga 15 tahun adalah pertumbuhan tulang paling cepat terjadi pada anak laki-laki. Berbeda dengan perempuan yang mengalami pertumbuhan 2 tahun lebih awal. Pada seorang pria massa tulang akan mencapai puncak ketika usia setandar 20 tahun. Sementara pada seorang wanita mencapai puncak pada usia 18 tahun. Setelah itu pertumbuhan massa tulang akan mulai menurun dan menghilang pada awal usia 30-an.

Maka dari itu membangun massa tulang di usia anak-anak sangatlah penting. Sebab dengan membangun massa tulang yang optimal pada usia anak-anak sampai remaja merupakan senjata yang ampuh untuk pencegahan osteoporosis sejak dini.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan Untuk mencegah osteoporosis sejak dini sebagai berikut :

Pertama : Berjemur di bawah sinar matahari

Pada masa pembentukan massa tulang Sinar matahari terutama UVB membantu tubuh menghasilkan vitamin D yang dibutuhkan. Vitamin D membantu tubuh dalam proses penyerapan dan penggunaan kalsium. Jika tidak dengan vitamin D, maka usus manusia hanya mampu menyerap kalsium dalam makanan sebesar 10 – 15%.
Namun, dengan vitamin D yang cukup maka usus mampu menyerap kalsium dalam makanan hingga 30%. Bayi (usia kurang dari 1 tahun)membutuhkan asupan vitamin D sebesar 400 IU/hari sedangkan anak-anak dan remaja membutuhkan asupan vitamin D harian sebesar 200 IU.

Maka cobalah berjemurlah dibawah sinar matahari (pada pagi hari sebelum jam 9 atau sore hari setelah jam 4) selama 20-30 menit, 3x/minggu. Sebab sinar matahari membantu tubuh meproduksi vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh dalam pembentukan massa tulang.

Kedua : Lakukan Olahraga secara teratur

Jika seseorang kurang melakukan aktivitas dan kurang gerak akibatnya adalah otot-ototnya tidak terlatih dan menjadi kendor. kondisi ini akan menyebabkan kekuatan tulang menjadi menurun. Untuk menghindari hal ini, dianjurkan untuk melakukan olah raga secara teratur.

Mulailah berolahraga dan tinggalkan gaya hidup yang santai. Selain mengencangkan otot, manfaat lain olahraga adalah tubuh menjadi langsing, dan juga mengurangi potensi terserang diabetes mellitus.

Ketiga : Makan makanan yang mengandung kalsium

Kandungan kalsium merupakan mineral yang utama dalam tulang anak. Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi akan membantu pertumbuhan anak dan membentuk massa tulang. Sehingga bisa mencegah terjadinya osteoporosis di usia dewasa.

Beberapa makanan memiliki kandungan kalsium di antaranya adalah rumput laut, susu dan bahan olahannya (es krim, yoghurt, keju), kacang kedelai dan olahannya (tahu, tempe, susu kedelai, kembang tahu), brokoli, rumput laut, dll.

Kandungan kalsium pada susu lebih tinggi dibanding dengan yang lainnya. Di samping itu susu juga mengandung vitamin D yang juga diperlukan untuk pertumbuhan tulang.

Ukuran kalsium pada susu juga berbeda-beda. Penelitian yang dilakukan oleh salah satu Departemen Pertanian Amerika (United State Departement of Agriculture) USDA tahun 1976 menyebutkan data kandungan kalsium susu kambing (goat’s milk) adalah 134 gram, sedangkan kalsium pada susu sapi 19 gram.

Dengan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa susu kambing memiliki kadar kalsium yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi.  Susu kambing juga dapat dijadikan alternatif sebagai susu tambahan di samping ASI, apalagi bagi anak yang alergi susu sapi dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kambing karena kandungan lemak dan proteinnya mempunyai tekstur yang lembut serta laktase yang ringan. Sehingga tubuh lebih mudah untuk mencernanya dan tidak menyebabkan diare.



Demikianlah sobat artikel kesehatan tentang Cara Mencegah Osteoporosis Sejak Dini. Semoga bisa memberikan manfaat untuk anda. Terima kasih.

[content]
[/content]
[/content]

[/content]
[/2column]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget